#PenyelamatDiRumahAja

#PenyelamatDiRumahAja

Oleh; Deon Kristiawan (Forum Temu Kebangsaan Orang Muda)

Para kucing di suatu kompleks perumahan (yang dirahasiakan) mengadakan rapat darurat luar biasa di ujung jalan dekat mesjid hijau. Meskipun sudah lama tercantum dalam buku AD/ART kepengurusan Gerakan Meong Berdaulat Untuk Menggugat (GEMBLUNG), dalam sejarahnya rapat darurat luar biasa seperti ini belum pernah diselenggarakan sama sekali. Pagi itu di waktu dan tempat yang dijanjikan, sekitar 40 ekor kucing tampak mulai berdatangan, baik yang melompat dari atap atau yang menyelinap dari jeruji pagar. Mereka semua datang dengan raut wajah bingung dan gelisah. Ya, mereka semua datang dengan kegelisahan yang sama. Mereka tidak mengerti mengapa pemiliknya masing-masing selama satu bulan lebih sama-sama berperilaku aneh: seharian #DiRumahAja.

Photo by AnimalPeopleA on Twitter

Para kucing yang terkenal agak introvert mulai tidak terima dengan perubahan perilaku manusia yang #DiRumahAja itu. Mereka tidak terima kehilangan “personal space” dan “me time” mereka karena selalu dipegang-pegang sepanjang hari. Tidak seperti rival abadi mereka (tentunya para anjing), yang dengan serta-merta menerima dan bahkan terkesan terlena menikmati kebersamaan yang lebih lama dari biasanya bersama para pemilik, para kucing mengambil sikap yang lebih skeptis nan kritis. Para kucing memilih untuk menyelidiki motif di balik perubahan drastis perilaku para pemilik hewan yang mereka yakini terjadi secara masif, terstruktur, dan sistematis. Ada apakah dengan perilaku manusia, apakah ada udang (atau tikus) di balik batu? Kabarnya rapat darurat luar biasa itu penuh dengan perdebatan (dan cakaran) alot sehingga diadakan sebanyak 4 kali berturut-turut, namun tetap tidak mendapatkan hasil yang konklusif.


Tidak seperti para kucing dan anjing yang kebingungan pada cerita fiksi di atas, kita sebagai manusia tentu mengerti betul mengapa kita harus berada #DiRumahAja selama wabah COVID-19 ini. Sangat cepatnya penyerbaran virus COVID-19 antar manusia membuat setiap manusia dihimbau untuk tetap di rumah masing-masing. Sebagai imbas #DiRumahAja, kontak dengan manusia lain semakin jarang dan kontak dengan hewan peliharaan di rumah menjadi semakin sering. Para anjing tiba-tiba mendapatkan waktu bermain (dan snack) lebih banyak dari biasanya. Para kucing tiba-tiba mendapatkan elusan serta pangkuan jauh lebih banyak dari biasanya. Hewan-hewan peliharaan jenis yang lain juga tentunya merasakan hal yang sama, yakni meningkatnya perhatian para pemilik.

Photo by T S on Unsplash

Lantas di antara manusia dan hewan peliharaan, pihak mana yang paling diuntungkan? Di tengah kondisi wabah yang mengekang kebebasan manusia untuk berinteraksi dengan manusia lain, berinteraksi dengan hewan peliharaan mungkin adalah alternatif yang terbaik bagi kesehatan mental manusia. Sekedar berada di sekitar hewan peliharaan secara fisik sudah dapat membantu mengatasi perasaan kesendirian selama fase #DiRumahAja. Selain itu, perhatian serta cinta tak bersyarat yang senantiasa diberikan hewan peliharaan menjadi support yang sangat besar unuk mengurangi perasaaan depresi dan kecemasan. Bagi mereka yang terbiasa memiliki aktivitas yang sangat banyak dan padat, merawat serta bermain dengan hewan peliharaan juga dapat menambah rutinias di rumah sehingga dapat menghindarkan dari kebosanan. Itulah beberapa keuntungan bagi pihak manusia.

Tren memiliki hewan peliharaan di Indonesia selama masa pandemi memang tidak terlalu heboh, namun cukup banyak yang mengaku merasakan manfaatnya. Lain dengan di negara Amerika, banyak yang menyadari akan keuntungan memiliki hewan peliharaan selama masa pandemi dan informasi tersebut menyebar dengan dahsyatnya. Orang-orang Amerika yang tidak memiliki hewan peliharaan banyak yang memilih untuk mengadopsi dari shelter-shelter penampungan anjing dan kucing jalanan. Terdapat beberapa shelter di Amerika yang membuka waiting list karena kebanjiran permintaan adopsi hingga dua kali lipat dari biasanya. Itulah keuntungan bagi pihak hewan peliharaan. 

Keuntungan lain tentunya lebih banyak perasaan bahagia yang dirasakan hewan peliharaan ketika diberikan lebih banyak cinta kasih oleh manusia. Lebih banyak waktu dengan hewan artinya manusia mempunyai kesempatan lebih banyak untuk memperhatikan kesehatan dan kebersihan hewan peliharaannya. Termasuk lebih bisa mengingat jadwal pemberian vaksin dan obat cacing adalah hal sederhana namun sangat penting bagi kesehatan hewan peliharaan.

Photo by Yerlin Matu on Unsplash

Di sisi lain, hal yang selalu dikhawatirkan adalah terkait dengan potensi penularan virus COVID-19 dari manusia ke hewan peliharaan ataupun sebaliknya yang hingga kini belum terbukti secara pasti. Terkait potensi penularan COVID pada hewan peliharaan, badan kesehatan dunia tetap menyarankan langkah-langkah pencegahan. Manusia disarankan untuk tetap menjaga higiene personal, seperti mencuci tangan sebelum dan setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan. Jangan biarkan hewan peliharaan kabur ke luar rumah terutama selama masa wabah. Sangat tidak disarankan bagi mereka yang merasa sakit untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan. Dengan menjalankan langkah-langkah tersebut, baik hewan peliharaan maupun manusia akan lebih aman dari berbagai penyakit yang mungkin menular.

Tidak perlu takut berlebihan terhadap potensi penularan COVID pada hewan peliharaan selama tetap memperhatikan langkah-langkah pencegahan. Jangan membuang hewan, lebih baik menitipkan hewan peliharaan pada kerabat, tetangga, atau lembaga penyayang hewan jika kesulitan merawat. Tetaplah menjadi pemilik hewan peliharaan yang bertanggung jawab, yakni merawat dengan baik, tidak sembarang memberi obat jika sakit (salah pemberian obat dan dosis bisa berbahaya), dan tetap memeriksakan ke dokter hewan jika hewan peliharaan sakit. Mari tetap jaga hewan peliharaanmu, seperti mereka juga telah menjaga  kamu.

Berterimakasihlah pada hewan peliharaanmu yang telah menjadi #PenyelamatDiRumahAja. Mereka penjaga kesehatan mental pribadimu yang sangat baik di tengah dunia yang tidak baik-baik saja…

Photo by Elias Castillo on Unsplash

Referensi
https://abcnews.go.com/amp/Health/people-pets-coronavirus-pandemic/story?id=69949246

https://www.masslive.com/coronavirus/2020/03/coronavirus-pets-benefit-from-owners-working-from-home-shelters-veterinary-clinics-remain-open-but-cautious.html?outputType=amp