Tentang Temu Kebangsaan

Mengenai kami

Temu Kebangsaan Orang Muda Bhinneka Tunggal Ika

Temu Kebangsaan Orang Muda (Tembang) adalah kegiatan pertemuan orang-orang muda di Indonesia, yang diprakarsai oleh 5 lembaga.

Lembaga tersebut yakni Konferensi Waligereja Indonesia
(KWI), Jaringan Gusdurian (JGD), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI), dan Dewan Pengurus Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu (DPN PERADAH).

TEMBANG telah diselenggarakan tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 serta menghasilkan 380
Alumni Temu Kebangsaan yang memiliki perspektif keberagaman. Ruang pertemuan orang
muda ini mengangkat isu-isu berkaitan dengan keberagaman kehidupan bangsa. 

Mengenai Tembang

Fakta Temu Kebangsaan

0
Anggota
0
Tahun berkarya
0
Lembaga

Panduan Temu Kebangsaan Orang Muda

(Disusun oleh Executive Board dan disempurnakan sesuai perkembangan komunitas)

Nilai-nilai Temu Kebangsaan

Temu Kebangsaan memiliki 5 nilai utama yaitu:

  1. Memanusiakan manusia
  2. Toleran
  3. Antikorupsi
  4. Melestarikan Lingkungan Hidup
  5. Non Partisan

Anggota Komunitas Temu Kebangsaan Orang Muda, diharapkan menghidupi nilai-nilai temu
kebangsaan dan tidak menggunakan Temu Kebangsaan Orang Muda untuk tujuan yang
bertentangan dengan nilai-nilai Temu Kebangsaan Orang Muda.

Panduan Kerjasama:

  1. Temu Kebangsaan tidak bekerja sama dengan pihak yang terindikasi terlibat kejahatan
    kemanusiaan.
  2.  Temu Kebangsaan tidak bekerja sama dengan pihak yang terindikasi terlibat intoleransi.
  3. Temu Kebangsaan tidak bekerja sama dengan pihak yang terindikasi terlibat korupsi atau penyalahgunaan kewenangan.
  4. Temu Kebangsaan tidak bekerja sama dengan pihak yang terindikasi terlibat perusakan lingkungan.
  5. Temu Kebangsaan bisa bekerja sama dengan pihak yang berafiliasi politik praktis.

Panduan Kerjasama Tembang

Model Kerjasama yang bisa dilakukan dapat berupa Kolaborasi kegiatan; dan Kerja sama lainnya yang disepakati Executive Board Temu Kebangsaan.

Pengambilan Keputusan:

Pengambilan keputusan mengenai kerja sama tembang diputuskan dengan musyawarah
melalui proses analisa nilai dan pertimbangan sebagai berikut :

  1. Nilai-nilai dalam kerja sama;
  2. Waktu penyelenggaraan kerja sama;
  3. Kesiapan kelompok dalam penyelenggaraan kerja sama; dan
  4. Situasi politik yang berkembang.

Musyawarah dilakukan oleh Executive Board yang terdiri dari unsur :

  1. Wakil PGI;
  2. Wakil KWI;
  3. Wakil ANBTI;
  4. Wakil PERADAH;
  5. Wakil Gusdurian;
  6. Koordinator Tiap Angkatan yang telah menempuh 1 tahun berkomunitas di Temu Kebangsaan; dan
  7. Koordinator Tiap Kelompok yang telah menempuh 1 tahun berkomunitas di Temu Kebangsaan.

Anggota Komunitas Temu Kebangsaan Orang Muda, diharapkan menghidupi nilai-nilai temu kebangsaan dan tidak menggunakan Temu Kebangsaan Orang Muda untuk tujuan yang bertentangan dengan nilai-nilai Temu Kebangsaan Orang Muda

Tertarik untuk berkolaborasi dan mengenal kami?